src='https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'/> Ya'juj dan Ma'juj, Makhluk Tersadis Penguasa Akhir Zaman - Aleniasenja.com

Ya'juj dan Ma'juj, Makhluk Tersadis Penguasa Akhir Zaman

Tentang Kapan datangnya hari kiamat tentunya misteri, hanya Allah SWT yang mengetahuinya. Tak ada makhluk satu pun yang mengetahuinya diatas muka bumi ini. Namun, kedatangan hari kiamat ini tentunya ada tanda-tandanya, dan sudah dijelaskan dalam Al-qur’an dan hadist, dan hingga saat ini, dari sekian banyak tanda-tanda datangnya hari kiamat tersebut, tentunya sudah ada yang terjadi diatas muka bumi ini. 
Ya'juj dan Ma'juj, Makhluk Tersadis Penguasa Akhir Zaman

Namun dari tanda-tanda yang terjadi hingga saat ini, itu merupakan tanda-tanda kecil dari datangnya hari kiamat, akan ada tanda yang lebih dashyat dan menakutkan akan terjadi dimuka bumi ini ketika kiamat ini semakin dekat seperti Keberadaan Dajjal, Imam Mahdi, dan Turunnya Nabi Isa AS, dan adanya kaum yang sangat menjijikan, kaum yang sangat menyeramkan bentuknya, kaum yang sangat sadis yang akan membinasakan seluruh alam semesta ini. Siapa mereka?, Mereka adalah Kaum Ya'juj dan Ma'juj. 

Tentang kaum menyeramkan ini yaitu Ya'juj dan Ma'juj, Alquran menjelaskannya dalam Surah al-Kahfi ayat 94 yang berbunyi : 

قَالُوا يَا ذَا الْقَرْنَيْنِ إِنَّ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ مُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجًا عَلَىٰ أَنْ تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّا 


Artinya : Mereka berkata: "Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?" 

Namun, sampai hari ini, suku bangsa yang disebut Ya'juj dan Ma'juj masih menimbulkan perdebatan. Ada yang menyebut mereka sebagai bangsa Tartar, Mongol, Cina, dan sebagainya. Ada pula yang menganggap Ya'juj dan Ma'juj sebagai nenek moyang bangsa Turki. Namun demikian, identitas mereka sesungguhnya hanya Allah SWT yang tahu. Ibnu Katsir menerangkan, Ya'juj dan Ma'juj adalah keturunan Adam AS. Silsilah mereka dikatakan berasal dari keturunan Yafits bin Nuh AS. Dalam Alquran dikisahkan, Ya'juj dan Ma'juj diisolasi oleh tembok atau benteng logam yang dibangun Zulkarnain. 

Meski mereka masih berasal dari jenis manusia, Ya'juj dan Ma'juj mempunyai ciri khas yang membuat mereka tampak berbeda dari manusia pada umumnya. Dalam satu hadis Nabi SAW disebutkan, Ya'juj dan Ma'juj memiliki muka yang lebar, mata yang kecil (sipit), dan warna putih di rambut atas mereka. Bentuk wajah mereka dikatakan mirip perisai (HR Imam Ahmad). Mereka juga nyaris tidak memiliki kemampuan untuk memahami bahasa atau perkataan yang dituturkan manusia. 

Ketika pada masanya, Ya'juj dan Ma'juj akan berhasil menghancurkan dinding besi pembatas yang telah dibangun oleh Zulkarnain. Mereka akan turun dari pegunungan dengan cepat dan tergesa-gesa karena sudah tidak sabar untuk membuat kerusakan di muka bumi. Syekh Ibnu Baz rahimahullah dalam kitab kumpulan fatwanya menuliskan, Ya'juj dan Ma'juj akan muncul di akhir zaman, yaitu setelah keluarnya Dajjal dan turunnya Nabi Isa bin Maryam AS. 

Jumlah Ya'juj dan Ma'juj juga terbilang sangat besar sehingga ketika mereka turun dari tempat persembunyiannya, seakan-akan terlihat seperti air bah yang mengalir. Dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari disiratkan bahwa populasi manusia biasa dibandingkan Ya'juj dan Ma'juj adalah 1:999 (satu berbanding sembilan ratus sembilan puluh sembilan). 

Sementara, hadis yang diriwayatkan oleh an-Nuwas RA mengungkapkan, ketika Allah SWT mengeluarkan Ya'juj dan Ma'juj dari tempat persembunyiannya, mereka segera turun dengan cepat dari bukit-bukit yang tinggi. Selanjutnya, gerombolan atau barisan pertama dari mereka melewati Danau Thabariyah dan kemudian meminum habis semua air dalam danau tersebut (HR Muslim 2937/110, at-Tirmidzi 2240 Abu Dawud 4321, Ibnu Majah 4075). 

Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Anbiya Ayat 96-97 yang berbunyi : 

حَتَّىٰ إِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَهُمْ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُونَ 
وَاقْتَرَبَ الْوَعْدُ الْحَقُّ فَإِذَا هِيَ شَاخِصَةٌ أَبْصَارُ الَّذِينَ كَفَرُوا يَا وَيْلَنَا قَدْ كُنَّا فِي غَفْلَةٍ مِنْ هَٰذَا بَلْ كُنَّا ظَالِمِينَ 


Artinya : "Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya'juj dan Ma'juj dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan (apabila) sudah dekat kedatangan janji yang benar (kiamat), tiba-tiba terbelalaklah mata orang kafir. (Mereka berkata): 'Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian mengenai ini, bahkan kami adalah orang yang zalim'," (QS: al-Anbiya [21]: 96-97). 

Lepasnya Ya'juj dan Ma'juj dari tempat persembunyian mereka merupakan salah satu tanda semakin dekatnya hari kiamat. Ketika mereka menguasai dunia, tidak ada yang sanggup menghentikan mereka, termasuk kaum Muslimin yang pada saat itu hidup bersama Nabi Isa AS. 

Untuk menghancurkan Ya'juj dan Ma'juj, Allah SWT mengirim sejenis ulat untuk menyerang leher mereka sehingga menyebabkan mereka binasa. Mayat-mayat mereka lantas bergelimpangan dan bau busuk menyengat. Untuk membersihkan itu semua, Allah SWT lalu mengirim burung-burung untuk mengangkuti mayat-mayat tersebut, serta mengirim hujan untuk membersihkannya. 

Itulah ulasan mengenai kaum Ya'juj dan Ma'juj yang akan datang pada akhir zaman nanti. Kedatangan mereka sudah pasti akan terjadi, karena mereka adalah bagian dari tanda-tanda akan tibanya hari kiamat dan pastinya sudah dijelaskan dan diberitahu oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an dan hadist. Semoga bermanfaat untuk kita semuan, terima kasih.

Belum ada Komentar untuk "Ya'juj dan Ma'juj, Makhluk Tersadis Penguasa Akhir Zaman"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel